ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN NY. M UMUR 27 TAHUN
G2P1A0 UMUR KEHAMILAN 41
MINGGU 3 HARI
DI PMB USMALANAH SADDAM, Amd. Keb
BANDAR LAMPUNG
TAHUN 2019
Oleh : Yuni Siska
Wati
Tanggal : 28
Maret 2019
Pukul : 23.00 wib
I.
PENGKAJIAN
A. Data subjektif
1. Biodata
Istri Suami
Nama :Ny.
M : Tn. H
Umur :27 tahun :
32 tahun
Agama :Islam :
Islam
Suku :Jawa : Jawa
Pendidikan :
SMA : SMA
Pekerjaan :
IRT :
Wiraswasta
Alamat : Jl Ra basyid gg.
persatuan no 27 labuhan dalam, kecamatan tanjung
senang kota Bandar Lampung
a. Riwayat Pasien
1) Keluhan utama : Ibu mengatakan nyeri pinggang yang
menjalar keperut bagian bawah disertai lendir bercampur darah sejak pukul 17.00
Wib.
2) Gangguan
Kesehatan Reproduksi
Keputihan :
Tidak ada
Infeksi :
Tidak ada
Gatal :
Tidak ada
Tumor :
Tidak ada
3) Riwayat
kehamilan, persalinan dan Nifas yang lalu
a) Riwayat
kehamilan sekarang
HPHT :13 Juni 2018
Usia kehamilan :
41 minggu 3 hari
Keluhan saat hamil :
Sering kencing pada malam hari .
Pergerakan janin dalam 24 jam terakhir : 10 kali dalam 24 jam
4) Riwayat
Kesehatan
a) Riwayat
kesehatan sekarang
Jantung :
Tidak ada
DM :
Tidak ada
Hipertensi :
Tidak ada
Ginjal :
Tidak ada
Anemia :
Tidak ada
b) Riwayat
kesehatan yang lalu
Jantung :
Tidak ada
DM :
Tidak ada
Hipertensi :
Tidak ada
Hepatitis :
Tidak ada
Ginjal :
Tidak ada
Anemia :
Tidak ada
c) Riwayat
kesehatan keluarga
Keturunan kembar : Tidak ada
5) Status
pernikahan
Usia saat menikah :
20 tahun
Lamanya pernikahan :
7 tahun
Status pernikahan :
Sah
6) Pola makan
Kapan terakhir kali makan :16.00 WIB
Jenis makanan : Nasi, sayur
pindang,
dan tempe
Porsi : ½
piring
7) Pola minum
Kapan terakhir minum :
15 menit yang lalu
Jenis :
Air putih
Jumlah :
½ gelas
8) Pola eliminasi
BAB terakhir : 4 jam yang lalu, konsistensi lunak,
bau khas, warna kuning kecoklatan.
BAK terakhir :
1 jam yang lalu, warna kuning, jernih, bau khas.
Keluhan :
Tidak ada
9) Pola istirahat
Kapan terakhir tidur :
13.00 WIB
Lamanya :
2 jam
10) Aktivitas
seksual
Frekuensi :
Jarang
Keluhan :
Tidak ada
11) Respon keluarga
terhadap persalinan ini : Mendukung
12) Respon suami
terhadap persalinan ini : senang
13) Pengetahuan ibu
tentang proses persalinan : Baik
14) Adat istiadat
yang berkaitan dengan persalinan : Tidak
ada
B.
Data Objektif
1. Pemeriksaan Umum
a. Keadaan umum : Baik
b. Keadaan
emosional : Stabil
c. Kesadaran : Composmentis
d. Tanda-tanda
vital
Tekanan darah : 120/80
mmHg
Nadi :
90 x/ menit
Pernapasan : 24 x/ menit
Suhu :
37oC
2. Pemeriksaan Head
To Toe
a. Kepala
Warna rambut :
Hitam
Kebersihan :
Bersih
Mudah rontok atau tidak :
Tidak
b. Muka
Chloasma : Ada
Pucat :
Tidak
Oedema : Tidak ada
c. Mata
Simetris : Ya, kanan dan kiri
Konujungtiva : merah
muda
Sklera :
Putih
Gangguan penglihatan : Tidak ada
Kebersihan : bersih
d. Hidung
Simeris : Ya, kanan dan kiri
Polip :
tidak ada pembesaran
Kebersihan :
Bersih
e. Mulut
Bibir :
Lembab
Lidah :
Bersih
Gigi :
Tidak ada karies
Gusi :
Tidak bengkak
f. Telinga
Simetris : Ya, kanan dan kiri
Kebersihan :
Bersih
Gangguan pendengaran : tidak ada
g. Leher
Pembesaran kelenjar tiroid :
Tidak ada
Pembesaran kelenjar imfe :
Tidak ada
h. Dada
Simetris :
ya, Kanan dan kiri
Payudara
Simetris : Ya, Kanan dan kiri
Rasa nyeri : Tidak ada
Keadaan putting : Menonjol
Hiperpigmentasi : Sekitar areola dan putting
Pengeluaran : Ada
Kebersihan : Bersih
i.
Abdomen
Bekas luka operasi :
Tidak ada
Pembesaran :
sesuai usia kehamilan
Striae gravidarum :
Tidak ada
Linea nigra :
Ada
Acites :
Tidak ada
Tumor :
Tidak ada
Benjolan :
Tidak ada
Uterus
Leopold I : TFU
3 jari dibawah prosesus xifoideus. Bagian fundus ibu teraba bulat, lunak dan tidak melenting yaitu
bokong janin.
Leopold II : Bagian kanan perut ibu teraba panjang,
keras memapan yaitu punggung janin dan bagian kiri perut ibu teraba bagian
kecil-kecil dan tonjolan-tonjolan yaitu ekstremitas janin.
Leopold III : Bagian bawah perut ibu teraba bulat,
keras dan melenting yaitu kepala janin.
Leopold IV : Kepala janin sudah masuk PAP (Divergen)
TFU Mc. Donald :
36 cm
TBJ John Tausact :
(TFU-11)x155
: (36-11)x 155 = 25x 155=3.875 gram
DJJ (+) punctum maksimum ± 3 jari di bawah pusat ibu
sebelah kanan, frekuensi 140 x/ menit
( teratur)
j.
Ekstremitas
Atas
Bentuk : simetris
Odema :
Tidak ada
Kuku jari :
Bersih
Bawah
Bentuk
: Simetris
Oedema
: Ada
Kuku
jari : Bersih
Varises
: Tidak ada
Reflek
patella : Positif kanan dan
kiri
Gangguan kelainan : Tidak ada
k. Anogenital
Kebersihan :
Kurang bersih
Pengeluaran pervaginam : Lendir
bercampur darah
Varises :
Tidak ada
Oedema :
Tidak ada
Pembesaran kelenjar bartholini : Tidak ada
l.
Anus
Kebersihan : Bersih
Haemoroid : Ada
3. Pemeriksan Dalam
Indikasi : Untuk
mengetahui kemajuan persalinan
Tanggal/pukul : 28
Maret 2019/23.10 WIB
Dinding vagina : Tidak teraba
sistokel dan rektokel
Porsio
Konsistensi : Lunak
Pendataran : 40%
Pembukaan : 4 cm
Selaput ketuban : (+) positif
Presentasi : kepala
Penunjuk :
Posisi : Belum teraba
Penurunan : Belum teraba
Molase : Belum teraba
4. Data Penunjang
USG :
Tidak dilakukan
Laboratorium darah
Kadar HB :
Tidak dilakukan
Golongan darah :
Tidak dilakukan
Leukosit :
Tidak dilakukan
Laboratorium urine
Protein
urine : Tidak dilakukan
Glukosa
urine : Tidak dilakukan
II.
INTERPRESTASI
DATA
Diagnosa ibu : Ny. M
umur 27 tahun G2P1A0
usia kehamilan 41 minggu 3 hari inpartu kala I fase aktif.
Dasar
Data subjektif :
Ibu mengatakan ini kehamilan kedua,
pernah melahirkan satu kali dan tidak pernah
keguguran
Ibu mengatakan HPHT 13 juni 2018
Ibu mengatakan nyeri pinggang menjalar ke perut bagian
bawah yang semakin sering yang disertai keluar lendir bercampur darah dari kemaluan.
Data objektif :
Pemeriksaan dalam
Dinding vagina : Tidak teraba sistokel dan rektokel
Porsio : antefleksi
Konsistensi : Lunak
Pendataran : 40%
Pembukaan : 4 cm
Selaput ketuban : (+) positif
Presentasi : Kepala
Penunjuk : Belum teraba
Posisi : Belum teraba
Penurunan : Belum Teraba
Molase : Belum teraba
Diagnosa janin : Janin
tunggal hidup intrauteri presentasi kepala
Dasar
Data subjektif : Ibu
mengatakan gerakan janin aktif
Data objektif : palpasi
abdomen
Leopold I : TFU 3 jari dibawah prosesus xifoideus (px) . Bagian fundus teraba bulat, lunak dan tidak
melenting yaitu bokong janin
Leopold II : bagian kanan
perut ibu teraba panjang, keras,
memapan yaitu punggung janin
dan bagian kiri perut ibu teraba bagian kecil-kecil yaitu ekstremitas janin
Leopold III : Bagian bawah
perut ibu teraba bulat, keras dan
melenting yaitu
kepala janin
Leopold IV : kepala janin
sudah masuk PAP (Divergen)
TFU Mc. Donald : 38 cm
TBJ John Tausact : (TFU-11)x155
: (38-11)=25 x
155 = 3.875 gram
DJJ (+) punctum maksimum ± 3
jari dibawah pusat sebelah kanan perut ibu dengan frekuensi 140 x/ menit
Masalah : Tidak ada
Kebutuhan : Asuhan persalinan kala I
III.
DIAGNOSA
POTENSIAL
Tidak ada
IV.
ANTISIPASI
TINDAKAN SEGERA
Tidak ada
V.
PERENCANAAN
1. Beritahu ibu
tentang hasil pemeriksaan
2. Anjurkan pada
ibu untuk memilih posisi yang nyaman
3. Ajarkan ibu cara
relaksasi yang benar
4. Beri ibu asupan
nutrisi
5. Anjurkan ibu
untuk menjaga kebersihan
6. Beritahu ibu dan
keluarga pengurangan rasa nyeri
7. Anjurkan ibu
untuk mengosongkan kandung kemih
8. Berikan dukungan
pada ibu
9. Hadirkan
pendamping
10. Siapkan alat
persalinan
11. Pantau kemajuan
persalinan menggunakan partograf
VI.
PELAKSANAAN
1. Memberitahu ibu
hasil pemeriksaan bahwa ibu dalam keadaan baik dan saat ini sudah masuk persalinan
pembukaan jalan lahir 4 cm dan ketuban masih utuh atau belum pecah.
2. Menganjurkan ibu
untuk memilih posisi yang nyaman untuk dirinya seperti jalan-jalan kecil jika
ibu mampu, jongkok dan miring kiri supaya mempercepat penurunan kepala dan
mempercepat pembukaan jalan lahir.
3. Mengajarkan pada
ibu untuk relaksasi saat ada his dengan cara menarik napas panjang melalui
hidung dan mengeluarkannya dengan cara perlahan-lahan melalui mulut supaya rasa
nyeri yang di rasakan ibu sedikit berkurang.
4. Memberi ibu
asupan nutrisi saat kontraksi tidak ada seperti
roti dan air putih supaya tenaga ibu untuk mengejan tetap ada dan ibu tidak
kelelahan
5. Menganjurkan ibu
untuk menjaga kebersihan yaitu ketika baju ibu basah dan berkeringat mengganti
pakaian dan jika ibu masih kuat anjurkan ibu untuk mandi.
6. Memberitahu ibu
dan keluarga pengurangan rasa nyeri yaitu dengan cara melakukan masase pada
bagian punggung ibu.
7. Menganjurkan ibu
untuk mengosongkan kandung kemih dengan cara segera BAK jika terasa kandung
kemih penuh.
8. Memberikan
dukungan pada ibu bahwa ibu jangan merasa cemas menghadapi persalinan, ibu
harus tetap semangat dan memberitahu keluarga untuk tetap mendukung ibu.
9. Menghadirkan
pendamping yaitu suami dan orang tua pasien, supaya ibu lebih merasa semangat
dan nyaman.
10. Menyiapkan alat
persalinan yaitu partus set yang berisi (1/2 koher, metal kateter,gunting
episiotomi, 2 buah klem tali pusat, gunting tali pusat, spuit 3 cc berisi
oksitosin, handscoon dan kassa steril), heating set yang berisi (klem, naldpuder,
gunting benang, pinset anatomis). perlak, underpad, handuk. Perlengkapan ibu
yaitu softek, celana dalam, sarung, gurita dan baju ibu. Perlengkapan bayi
yaitu popok bayi, gurita, baju bayi, sarung tangan kaki dan tangan, serta
bedong bayi.
11. Memantau kemajuan
persalinan dengan menggunakan partograf.
VII.
EVALUASI
1. Ibu telah
mengetahui hasil pemeriksaannya.
2. Ibu telah
memilih posisi nyaman yaitu miring kiri.
3. Ibu telah
melakukan cara relaksasi yang diajarkan untuk mengurangi rasa nyeri.
4. Ibu sudah makan
½ potong roti dan ½ gelas air putih.
5. Ibu sudah mandi
6. Sudah dilakukan
masase pada pungung ibu
7. Ibu sudah BAK
8. Ibu merasa
nyaman
9. Ibu sudah
didampingi oleh suami dan orang tuanya.
10. Alat-alat
pertolongan persalinan sudah disiapkan.
11. Hasil pemantauan
kemajuan persalinan.
Tabel pemantauan kala I
|
Waktu
|
His
|
DJJ
|
TD
|
N
|
S
|
Pembukaan
|
Ketuban
|
Penurunan
|
|
23.10
|
3x10’30’’
|
140x/m
|
130/80 mmHg
|
80x/m
|
36,5oC
|
4 cm
|
+
|
Hodge
II
|
|
23.40
|
3x10’35’’
|
130x/m
|
|
86x/m
|
|
|
|
|
|
00.10
|
3x10’35’’
|
135x/m
|
|
87x/m
|
|
|
|
|
|
00.40
|
3x10’35’’
|
130x/m
|
|
87x/m
|
|
|
|
|
|
01.10
|
3x10’40’’
|
136x/m
|
|
88x/m
|
|
|
|
|
|
01.40
|
4x10’40’’
|
140x/m
|
|
88x/m
|
|
|
|
|
|
02.10
|
4x10’45’’
|
130x/m
|
|
88x/m
|
|
|
|
|
|
02.40
|
5x10’46’’
|
140x/m
|
130/80 mmHg
|
90x/m
|
36,5o C
|
8cm
|
+
|
Hodge III
|
|
03.10
|
5x10’45’’
|
140x/m
|
|
90x/m
|
|
|
|
|
|
03.40
|
5x10’55’’
|
142x/m
|
|
90x/m
|
|
|
|
|
|
04.10
|
5x10’55’’
|
140x/m
|
130/70
mmHg
|
91x/m
|
37,0o C
|
10 cm
|
-
|
Hodge
III
|
Tabel 4.3 MATRIK
KALA II
|
Tgl/jam
|
Pengkajian
|
Interprestasi
data (diagnosis masalah dan kebutuhan)
|
DX masalah
potensial
|
Antisipasi/
tindakan segera
|
Intervensi
|
Implementasi
|
Evaluasi
|
|
KALA II
29/3/2019
04.10 wib
|
DS
:
1.
Ibu mengatakan mulesnya semakin lama semakin
sering dan kuat
2.
Ibu mengatakan mengeluarkan lendir bercampur darah
dari kemaluannya semakin banyak
3.
Ibu mengatakan ingin meneran seperti BAB
DO
:
1.
Ibu memperlihatkan tanda gejala kala II yaitu
dorongan untuk meneran, tekanan pada anus, perinium menonjol serta vulva membuka
2.
Kontraksi uterus baik 5 kali dalam 10 menit
lamanya 45 detik.
3.
Pemeriksaan dalam
Pembukaan : 10 cm
Ketuban (-)
Presentasi : kepala Penunjuk : UUK
Posisi : depan
Penurunan : Hodge III
Molase : tidak ada
DDJ: 125x/menit
|
Diagnosa
ibu : Ny M umur 27
tahun G2P1A0 usia
kehamilan 41 minggu 3 hari inpartu kala
II
Dasar
:
DS
:
1.
Ibu mengatakan ini kehamilan yang kedua , sudah pernah melahirkan satu kali , dan belum pernah keguguran.
2.
HPHT 13-06-2018
3.
Ibu mengatakan mulasnya semakin lama semakin
sering dan kuat
4.
Ibu mengatakan mengeluarkan lendir bercampur darah
dari kemaluannya semakin banyak
5.
Ibu mengatakan ingin mengejan seperti BAB
DO
:
1.
Ibu memperlihatkan tanda gejala kala II yaitu,
dorongan untuk meneran, tekanan pada anus, perinium ibu menonjol serta vulva
membuka
2.
Kontraksi uterus : baik
3.
Pemeriksaan dalam
Pembukaan
: 10 cm
Ketuban
: (-)
Presentasi
: kepala
Penunjuk
: UUK
Posisi : depan
Penurunan
: Hodge III
Molase
: tidak ada
Masalah : Tidak ada
Kebutuhan : Asuhan persalinan
kala II
|
Tidak ada
|
Tidak
ada
|
1.
Beritahu
ibu hasil pemeriksaan
2.
Beri ibu semangat dan motivasi
3.
Berikan posisi bersalin untuk ibu
4.
Ajarkan ibu untuk
meneran saat kontraksi kuat
5.
Beri ibu asupan cairan agar tidak dehidrasi
6.
Cek dan dekatkan alat persalinan
7.
Lakukan pertolongan persalinan sesuai APN
8.
Lakukan
tindakan episotomi
9.
lanjutkan
pertolongan persalinan
|
1.
Memberitahu ibu hasil pemeriksaan dalam pembukaan
sudah lengkap dan ibu akan segera menjalani proses persalinan
2.
Memberi ibu semangat dan motivasi yaitu dengan
cara memuji ibu dan mendampingi ibu pada saat proses persalinan
3.
Memberikan posisi yang nyaman kepada ibu untuk
mempermudah dalam proses persalinan seperti litotomi, berdiri, jongkok.
4.
Mengajarkan ibu untuk
meneran yaitu pada saat kontraksi kuat
kedua tangan merangkul kedua paha mendekati dada, mata
membuka , mata melihat ke perut, pada saat meneran ibu tidak boleh
bersuara
5.
Memberi ibu asupan cairan agar ibu tidak dehidrasi
pada saat tidak ada kontraksi
6.
Mengecek kembali
alat persiapan persalinan dan mendekatkan alat dengan ibu
7.
Melakukan
pertolongan persalinan sesuai dengan APN yaitu pada saat kepala bayi kroning
5-6 cm nampak didepan vulva, letakkan handuk diatas perut ibu, pasang
underpad di bawah bokong ibu, dan duk
kemudian penolong memakai APD lengkap yaitu celemek, masker, kacamata persalinan,
topi, sepatu boat dan handscoon saat ada kontraksi
lakukan stagnen dengan tangan kanan
untuk mencegah terjadinya robekan perinium dan ridgen dengan tangan kiri
untuk mencegah agar kepala bayi tidak terjadi defleksi maksimal. Ternyata belum ada kemajuan persalinan dan
perenium kaku dan belum mengalami penipisan.
8.
Melakukan
tindakan episiotomi, pertama suntikan anastesi atau lidokain searah dengan
kipas. Tindakan episiotomi dilakukan saat kepala bayi meregang, lakukan
episiotomi dengan cepat. Jari telunjuk dan jari tengah diletakan pada kepala
bayi dan perenium searah untuk melindungi kepala bayi. sesudah fase acme/
puncak berlangsung maka gunting akan diselipkan dalam posisi terbuka diantara
jari telunjuk dengan jari tengah dan mengarah ke sudut yang direncankan, lalu
perenium digunting sekitar 3-4 cm dengan arah medio lateral memakai 1 atau 2
guntingan.
9.
Melanjutkan pertolongan persalinan denagn melakukan kembali lakukan stagnen
dengan tangan kanan untuk mencegah terjadinya robekan perinium dan ridgen
dengan tangan kiri untuk mencegah agar kepala bayi tidak terjadi defleksi
maksimal setelah kepala bayi lahir usap muka bayi
menggunakan duck, cek lilitan tali pusat jika tidak ada tungggu kepala bayi
melakukan putar paksi luar, setelah putar paksi luar pegang kepala bayi
secara biparietal dengan tangan kanan di atas dan tangan kiri dibawah lakukan
curam ke bawah untuk melahirkan bahu depan, elevasi ke atas untuk melahirkan
bahu belakang lalu sanggah susur sampai seluruh badan bayi lahir, lalu
melakukan penilaian sekilas yaitu tangisan bayi, tonus otot dan warna kulit
bayi.
|
1.
Ibu sudah mengetahui hasil pemeriksaanya
2.
Ibu sudah diberi semangat dan motivasi ibu tampak
lebih semangat
3.
Ibu memilih
posisi litotomi untuk bersalin
4.
Ibu sudah mengerti cara meneran yang baik dan ibu bersedia untuk melakukannya
5.
Ibu sudah diberi minum
6.
Alat sudah di cek dan didekatkan pada ibu
7.
Pertolongan persalinan dilakukan
8.
Episiotomi
telah dilakukan secara mediolateral.
9.
Pertolongan persalinan sudah dilakukan sesuai APN
dan bayi lahir spontan pukul 04.50 wib, jenis kelamin perempuan
|
TABEL 4.4 Pemantauan
Kala III
|
Tgl/jam
|
Pengkajian
|
Interprestasi
data (diagnosis masalah dan kebutuhan)
|
DX masalah
potensial
|
Antisipasi/
tindakan segera
|
Intervensi
|
Implementasi
|
Evaluasi
|
|
KALA
III
29/3/2019
Jam : 05.00 wib
|
DS :
1. Ibu
mengatakan lemas dan merasa lelah
2. Ibu
mengatakan perutnya mulas
3. Ibu
mengatakan bahagia atas kelahiran bayi nya
DO :
1. TFU
setinggi pusat
2. Kontraksi
uterus baik
3. Kandung
kemih kosong
4.
Bayi lahir pada tanggal 29
maret 2019 jam 04.50 wib
|
Diagnosa : Ny. M umur 27 tahun P2A0
kala III persalinan
Dasar
DS :
1. Ibu
mengatakan ini kedua kalinya melahirkan dan tidak pernah keguguran
2. Ibu
mengatakan perutnya mulas
3. Ibu
mengatakan bahagia atas kelahiran anak pada tanggal
29 maret 2019
jam 04.50 wib
DO :
1. TFU
setinggi pusat
2. Kontraksi
uterus baik
3. Kandung
kemih kosong
4. Bayi
lahir
pada tanggal 29 maret 2019 jam04.50wib
Masalah: tidak ada
Kebutuhan:
asuhan persalinan kala III
|
Tidak ada
|
Tidak
ada
|
1. Keringkan
bayi
2. Periksa
ada tidaknya janin kedua
3. Lakukan
penyuntikan oksitosin 10 IU
4. Lakukan
jepit potong tali pusat
5. Lakukan
IMD (inisiasi menyusu dini)
6. Lakukan
pengeluaran plasenta
|
1. Mengeringkan
bayi dengan cara meletakkan bayi diatas perut ibu lalu keringkan dan
bersihkan menggunakan handuk sambil memberi rangsangan taktil pada punggung
dan ekstremitas bayi, kemudian ganti handuk dengan kain bersih dan kering
2.
Memeriksa apakah ada janin
kedua atau tidak dengan meraba perut ibu
3.
Melakukan penyuntikkan
oksitosin 10 IU di 1/3 paha kanan atas bagian luar secara IM
4.
Melakukan jepit potong tali
pusat yaitu dengan cara urut 5 cm tali pusat ke arah bayi lalu jepitkan klem,
urut lagi 3 cm ke arah bayi jepitkan
klem kedua potong tali pusat diantara kedua klem tersebut lalu ikat tali
pusat menggunakan benang tali pusat yang steril
5.
Melakukan IMD (inisiasi menyusu
dini) yaitu meletakkan bayi diatas perut ibu, dengan posisi seperti
menunggang kuda sehingga badan bayi menempel ke badan ibu (skin to skin) selama satu jam dan
badan bayi terselimuti supaya terbentuk bounding attachment secara dini dan
merangsang produksi serta pengeluaran ASI.
6. Melakukan
pengeluaran plasenta dengan cara peregangan tali pusat terkendali (PTT) yaitu
tangan kanan memegang klem tali pusat 5 cm didepan vulva, tangan kiri berada
di atas supra simpisis ibu untuk
melakukan dorso kranial, jika terdapat tanda-tanda pelepasan plasenta saat
dilakukan peregangan lanjutkan peregangan dengan memindahkan klem 5 cm
didepan vulva sampai plasenta nampak didepan vulva, sambut dengan dua tangan
lalu putar searah secara perlahan dan lakukan putar pilin untuk melahirkan
selaput plasenta sampai plasenta lahir
|
1. Bayi
sudah dikeringkan
2. Tidak
terdapat janin kedua
3. Ibu
sudah di beri suntikkan oksitosin 10 IU
4. Jepit
potong tali pusat sudah dilakukan
5. Inisiasi
menyusu dini (IMD) sudah dilakukan
6. Pengeluaran
plasenta sudah dilakukan dan plasenta sudah lahir jam 05:15
wib
|
Tabel 4.5
Pemantauan kala IV
|
Tgl/jam
|
Pengkajian
|
Interprestasi
data (diagnosis masalah dan kebutuhan)
|
DX masalah
potensial
|
Antisipasi/
tindakan segera
|
Intervensi
|
Implementasi
|
Evaluasi
|
|
KALA IV
29/3/2019
Jam :
05.15 wib
|
DS :
1. Ibu
mengatakan masih merasa lelah dan lemas
2. Ibu
mengatakan perutnya masih mulas
DO
:
1. Plasenta
lahir pukul 05.15
wib
2. TFU
: 2 jari dibawah pusat
3. Kontraksi
uterus : baik
4. Kandung
kemih : kosong
5. Darah
yang keluar : ±230
cc
|
Diagnosa : Ny.M umur 27 tahun P2A0 kala IV persalinan
Dasar
DS :
1. Ibu
mengatakan ini persalinan yang ketiga
2. Ibu
mengatakan masih merasa lelah dan lemas
3. Ibu
mengatakan perutnya masih mulas
DO
:
1.
TTV
a. Tekanan
darah : 100/80 mmHg
b. Nadi
:85 x/ menit
c. Pernapasan
: 19 x/ menit
d. Suhu
: 37oC
2.
Plasenta lahir
lengkap jam 05.05 wib
3.
TFU : 2 jari
dibawah pusat
4.
Kontraksi
uterus : baik
5.
Kandung kemih
: kosong
6.
Darah yang keluar
: ±230 cc
Masalah
: Tidak ada
Kebutuhan
: Asuhan persalinan kala IV
|
Tidak ada
|
Tidak
ada
|
1. Lakukan
masase pada ibu
2. Lakukan
pengecekan kelengkapan plasenta
3. Lakukan
pengecekan laserasi pada perineum
4. Lakukan
penghetingan perenium
5. Bersihkan
tubuh ibu
6. Bersihkan
tempat tidur persalinan
7. Lakukan
dekontaminasi alat persalinan
8. Beri
ibu asupan nutrisi dan cairan
9. Lakukan
pemantauan kala IV
|
1. Melakukan
masase dengan cara memasase perut ibu sebanyak 15 kali dalam 15 detik untuk
merangsang kontraksi dan ajarkan pada untuk masase
2. Melakukan
pengecekan kelengkapan plasenta yaitu selaput plasenta utuh atau tidak,
jumlah kotiledon, tebal, diameter plasenta dan panjang tali pusat
3. Melakukan
pengecekan laserasi pada perineum dengan cara mengedep bagian jalan lahir
sampai perinium menggunakan kassa steril.
4. Melakukan
penghetingan pada perinium ibu dengan teknik jelujur dan subcutis
5. Membersihkan
tubuh ibu dari darah dan kotoran persalinan dengan menggunakan air bersih
dari bagian yang terbersih yaitu perut, paha luar, paha dalam dan jalan lahir
bilas dengan air sabun dan air bersih lagi kemudian pakaian ibu pakaian
bersih dan kering.
6. Membersihkan
tempat tidur persalinan menggunakan air klorin, air sabun dan bilas dengan
air bersih dari bagian yang terbersih dahulu
7. Melakukan
dekontaminasi alat persalinan dengan merendam dilarutan air klorin selama 10
menit dan bilas menggunakan air sabun dan air bersih keringkan lalu sterilkan
8. Memberi
ibu asupan nutrisi
dan cairan yaitu roti dan air putih supaya mengembalikan tenga ibu dan agar
tidk terjadi dehidrasi
9. Melakukan
pemantauan kala IV yaitu tekanan darah, nadi, suhu, tinggi fundus uteri
(TFU), kontraksi, kandung kemih dan darah yang keluar diakukan 15 menit
sekali pada satu jam pertama dan 30 menit sekali pada jam kedua
|
1. masase
sudah dilakukan kontraksi ibu baik
2. Plasenta
dalam keadaan lengkap yaitu selaput utuh, jumlah kotiledon 18
buah, tebal 3 cm, diameter 20 cmdan panjang tali pusat 50 cm
3. Pengecekan
laserasi sudah dilakukan dan terdapat
luka perenium derajat dua
4. Sudah
dilakukan penghetingan .
5. Ibu sudah
bersih dari sisa darah dan kotoran persalinan
6. Tempat tidur
sudah dalam keadaan bersih
7. Alat
persalinan sudah di dekontaminasi
8. Ibu sudah
makan ½ potong roti satu 1 gelas air putih
9. Pemantauan
kala IV sudah dilakukan
|
Tabel
4.6 Hasil Pemantauan Kala IV
|
Jam ke
|
Pukul
|
Tekanan darah
|
Nadi
|
Suhu
|
Tinggi fundus
uteri
|
Kontraksi
|
Kandung kemih
|
Darah yang
keluar
|
|
1.
|
05.15 wib
|
100/80 mmHg
|
86 x/ menit
|
370C
|
2 jari dibawah
pusat
|
Baik
|
Kosong
|
±50 cc
|
|
|
05.30 wib
|
100/80 mmHg
|
86 x/ menit
|
|
2 jari dibawah
pusat
|
Baik
|
Kosong
|
±20cc
|
|
|
05.45 wib
|
100/80 mmHg
|
87 x/ menit
|
|
2 jari dibawah
pusat
|
Baik
|
Kosong
|
±30cc
|
|
|
06.00wib
|
110/80 mmHg
|
88 x/ menit
|
|
3 jari dibawah pusat
|
Baik
|
Kosong
|
±30cc
|
|
2.
|
06.30wib
|
110/80 mmHg
|
88 x/ menit
|
37,10C
|
3 jari dibawah pusat
|
Baik
|
Kosong
|
±50cc
|
|
|
07.00 wib
|
110/80 mmHg
|
87 x/ menit
|
|
3 jari dibawah pusat
|
Baik
|
Kosong
|
±50cc
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar