Minggu, 01 Desember 2019

BAB III


BAB III
METODE LAPORAN KASUS

A.      Jenis Laporan Kasus
Jenis laporan kasus yang digunakan adalah case study (study penelahan kasus). Study Kasus dilakukan dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. Unit tunggal  disini dapat berarti satu orang, sekelompok penduduk yang terkena suatu masalah misalnya keracunan, atau sekelompok masyarakat disuatu daerah. Unit yang menjadi kasus tersebut secara mendalam dianalisis baik dari segi yang berhubungan dengan keadaan kasus itu sendiri, faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian-kejadian khusus yang muncul sehubungan dengan kasus, maupun tindakan dan reaksi kasus terhadap suatu perlakuan atas pemaparan tertentu.

Meskipun didalam studi kasus ini yang diteliti hanya berbentuk tunggal, namun dianalisis secara mendalam, meliputi berbagai aspek yang cukup luas, serta penggunaan berbagai teknik secara integratif (Notoadmojo, 2014, h.47)

Jenis laporan kasus disini menggunakan studi penelitiaan case study karena dalam laporan ini meneliti terhadap suatu permasalahan suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal yaitu terhadap Ny. M umur 27 tahun G2P1A0 usia kehamilan 32 minggu 2 hari dengan penatalaksanaan luka perenium yang dianalisis secara mendalam, meliputi berbagai aspek yang cukup luas serta penggunaan berbagai teknik secara integratif.

B.       Lokasi dan Waktu
Tabel 3.1
Lokasi dan waktu Asuhan Kebidanan terhadap Ny. M
No
Kunjungan

Tanggal kunjungan
Lokasi
1
ANC 1
25 Januari  2019
Rumah pasien
Jl Ra basyid gg persatuan no 27 labuhan dalam kecamatan tanjung senang.
2
ANC 2
8  Februari 2019
PMB Usmalanah Saddam
jl. RA Basyid No 34 gg. Kemuning labuhan dalam, tanjung senang  kota Bandar Lampung, Lampung
3
ANC 3
15 Februari 2019
Rumah pasien
Jl Ra basyid gg persatuan no 27 labuhan dalam kecamatan tanjung senang.
4
INC
29 Maret 2019
PMB Usmalanah Saddam
jl. RA Basyid No 34 gg. Kemuning labuhan dalam, tanjung senang  kota Bandar Lampung, Lampung
5
PNC 6 jam
29 Maret 2019
PMB Usmalanah Saddam
jl. RA Basyid No 34 gg. Kemuning labuhan dalam, tanjung senang  kota Bandar Lampung, Lampung
 6
PNC 6 hari
4 April 2019
Rumah pasien
Jl Ra basyid gg persatuan no 27 labuhan dalam kecamatan tanjung senang.
7
PNC 2 minggu
12 April 2019
Rumah pasien
Jl Ra basyid gg persatuan no 27 labuhan dalam kecamatan tanjung senang.
8
PNC 6 minggu
10 mei 2019
Rumah pasien
Jl Ra basyid gg persatuan no 27 labuhan dalam kecamatan tanjung senang.






C.      Subjek Laporan Kasus
Subjek (responden) adalah  orang yang paling tahu tentang dirinya sendiri. (Sugiyono, 2017, h. 194)

Subjek laporan kasus pada laporan tugas akhir ini yaitu Ny.M umur 27 tahun G2P1A0 usia kehamilan  32 minggu 2 hari.

D.      Instrumen Laporan Kasus
Instrument penelitian adalah alat-alat yang akan digunakan untuk pengumpulan data. Instrument penelitian ini dapat berupa kuesioner (daftar pertanyaan) formulir observasi, formulir-formulir lain yang berkaitaan dengan pencataaan data dan sebagainya. (Notoadmodjo, 2014: h 87)

Instrument laporan kasus yang digunakan yaitu leaflet sebagai alat untuk memberikan penyuluhan, daftar tilik atau format asuhan kebidananan, kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan KB sebagai acuan dalam melakukan asuhan. Partograf digunakan untuk memantau keadaan ibu dan janin dalam kemajuan persalinan dan alat pemeriksaan untuk melakukan pemerikaaan ANC, INC, PNC ( terlampir).

E.       Teknik Pengumpulan Data
1.         Data Primer
Tekhnik pengumpulan data melalui data primer yaitu sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpulan data. Data primer berupa hasil wawancara, pemeriksaan fisik atau observasi.
a.    Wawancara
Wawancara merupakan metode pengumpulan data dengan cara mewawancarai langsung responden yang diteliti, sehingga metode ini memberi hasil secara langsung. (Hidayat,2014)
Dalam laporan tugas akhir ini peneliti melakukan wawancara terpimpin kepada Ny.M untuk memperoleh informasi kesehatan ibu.

b.    Anamnesa
Anamnesa dilakukan dengan cara:
1)   Auto anamnesis
Adalah anamnesis  yang dilakukan pada pasien langsung jadi data yang diperoleh adalah data primer, karena langsung dari sumbernya. (Sulistyawati, 2014, hal 180)
Dalam laporan ini penulis melakukan pengkajian data subjektif diantarnya biodata pasien, gangguan kesehatan, riwayat kehamilan, persalinan yang lalu, riwayat kehamilaan sekarang, riwayat kesehatan, pola makan, pola minum,pola eliminasi, pola istirahat, dan aktivitas seksual.

2)   Allo anamnesis
Adalah anamnesis yang dilakukan kepada kelarga pasien untuk memperoleh data tentang pasien, ini dilakukan pada keadaan darurat ketika pasien tidak memungkinkan lagi untuk memberikan data yang akurat (sulistyawati,2014,h.180)
Dalam laporan ini penulis melakukan pengkajian menggunakan allo anamnesis ketika pasien dalaam persalinan kala I dan II.

c.    Pengkaijan Fisik
Pemeriksaan fisik merupakan skrining dini terhadap kelainan pada ibu hamil  dan janin sehinggga penanganan dapat segera dilaksanakan untuk menimalkan komplikasi.pemeriksaan di lakukan secara head to toe .

d.   Observasi
Observasi merupakan cara pengumpulan data dengan mengadakaan pengamataan secara langsung kepadaresponden penelitian untuk mencapai perubahan dalam hal-hal yang diteliti.( Hidayat,2014)
Dalam laporan ini penulis melaukan observasi pada saat memberikan asuhan persalinan pada kegiatan parograf untuk memantau keadaan ibu dan janin.

2.         Data Sekunder
a.    Studi pustaka
Adalah berkaitan dengan kajian teoritis dan referensi yang terkait dengan nilai, budaya, dan norma yang berkembang pada situasi sosial yang di teliti. (Sugiyono, 2017, hal 291).
Dalam laporan ini studi pustaka yang dipakai oleh penulis adalah 23 buku dengan referensi terbaru.
b.    Study dokumentasi
Merupakan metode pengumpulan data dengan cara mengambil data yang berasal dari buku dan jurnal.(Hidayat,2014.hal:90)
Dalam laporan ini dokumen asli tersebut dapat berupa buku KIA untuk melihat riwayat kesehatan ibu.

F.       Tri Anggulasi Data
Dalam teknik pengumpulan data, trianggulasi diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada.

Trianggulasi teknik, berarti peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda-beda untuk mendapatkan data dari sumber yang sama. (Sugiyono,2017.hal:241)

Dalam kasus ini penelitian dilakukan cross check kebenaran data atau validasi data yang dilakukan terhadap keluarga dan suami Ny.M dan bidan ditempat Ny.M diperiksa dengan cara anamnesa, wawancara, dan observasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar